Kesalahan Yang Sering Terjadi Pada Penerapan Security
Kegagalan merupakan salah satu guru terbaik dari pengalaman anda, dengan
mengetahui sebab-sebab kegagalan dalam implementasi di bidang IT maka kesuksesan
di bidang IT dapat dengan mudah anda terapkan. Bahkan perlu anda ketahui bahwa
Microsoft pernah mencari manager yang pernah gagal sehingga mereka anda lebih
mengerti akan pekerjaan mereka dan tidak menganggap remeh suatu pekerjaan.
Memang banyak hal yang berperan dalam bidang ini, bisa dari departemen, end-user
dan tentu saja tidak ketinggalan BOS anda sendiri.
Disini akan saya sharing sedikit survey yang telah di lakukan oleh Sans
Institute dan saran dari Bruce Schneier yang merupakan salah satu bos dari
Counterpane Internet Security.
Pertama sekali kita anda lihat tentang kesalahan terbesar dari IT department,
mengapa sampai security implementasi dapat gagal di suatu perusahaan :
1. Menghubungkan system perusahaan anda ke Internet sebelum
melakukan implementasi security dari sisi equipment hardware maupun software.
2. Menghubungkan suatu system yang dalam kondisi testing ke internet
dengan default configuration.
3. Tidak mengadakan update terhadap system yang memiliki hole. (cth,
service pack dari produk Microsoft)
4. Menggunakan telnet dan protocol lainnya untuk memanage suatu
system tanpa enkripsi.
5. Tidak melakukan maintenace system dan back up data yang teratur.
6. Memberikan password kepada user melalui telpon, atau melakukan
perubahan password langsung via telpon ataupun user melakukan perubahan password
sendiri tanpa melalui protokol authentication
yang dapat diandalkan.
7. Menggunakan services yang tidak diperlukan contohnya telnet atau
ftp.
8. Mengimplementasikan firewall tanpa "rule" yang
benar, misalnya untuk menhentikan suatu request yang sesuai ciri-ciri worm atau
network traffic yang
berbahaya(DoS).
9. Kegagalan dalam mengimplementasikan software update untuk anti
virus.
10. Kegagalan dalam melakukan edukasi/training terhadap user mengenai security
yang mereka hadapi.
Berikutnya yang paling berperan dalam security di dalam perusahaan yang tidak
kalah penting adalah End-User. Apa kesalahan yang sering mereka lakukan ?
1. Membuka attachment email tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu sumber
email dan apa isi nya.(cth. Virus Code Red)
2. Tidak menginstall patch pada system yang digunakan
3. Menginstall screnn saver atau game yang tidak diketahui sumbernya.
4. Tidak pernah melakukan back up ataupun testing terhadap hasil backup.
5. Menggunakan modem pada pada PC yang tersambung ke dalam Network. Penyusupan
dapat dilakukan melalui mesin yang tersambung ke network.
Dan kesalahan paling besar yang biasa dilakukan oleh BOS anda atau anda sendiri
yang menjadi executivenya, adalah :
1. Memberikan pekerjaan untuk menghandle security kepada orang/staff yang sama
sekali tidak pernah ditranining atau memiliki pengetahuan mengenai security.
2. Tidak mengerti mengenai hubungan antara information security dan masalah
dalam bisnis.Bisanya hanya melihat physical security tetapi tidak tahu mengenai
konsekuensi tentang information security yang hancur
lebur. Kebanyakan konsep atau NATO (not action talk only)
3. Terlalu bergantung terhadap firewall.
4. Gagal dalam implementasi operasional security. Perbaikan atau system
maintenance tidak berlanjut, hanya dilakukan pada tahap-tahap awal saja.
5. Tidak menyadari aset yang dimiliki perusahaan, tentang berapa tinggi nilai
yang harus dilindungi.
6. Menganggap bahwa masalah yang terjadi akan selesai dengan cara mengacuhkannya.
Solusi apa yang di sarankan oleh Bruce Schneier dalam menghadapi keadaan tsb
atau tindakan prevensi yang harus dilakukan untuk meningkatkan security di
perusahaan anda.
1. Penggunaan firewall ( konfigurasi yang harus terus di monitoring, install
update security dari vendor untuk meyakinkan bahwa security hole dapat tetap
diblok)
2. Menggunakan PKI
3. Enkripsi.
4. Anti-Virus
5. VPNs (virtual private network)
6. Physical Security dengan menggunakan kartu akses atau lainnya
7. User training dan security prosedur yang jelas sehingga user dapat lebih
mengerti peran mereka.
8. IDS (Intrusion Detection System) dan log file yang perlu di review.
9. Security monitoring.
[-Ruth-]
Posted at 01:15 am by syafii